Konsep Pemberian Makan Pada Bayi
TRAINING
- Makan bukan sekedar pemberian kalori dan nutrisi, tapi juga merupakan proses berlatih dan mengenal dunia. Berlatih menelan, berlatih mengenal rasa.
- makan tidak sambil digendong atau jalan-jalan, tapi sambil duduk di tempat makan.
- tidak makan sambil menonton TV
ENTERTAINING
- jangan ada unsur paksaan (dicekok)
- biarkan anak menikmati suasana makan bersama orang tuanya di kursi makannya lengkap dengan sendok dan garpunya.
- makanan jangan dimasak sekaligus, pisahkan makanan di piring berkotak khusus untuk karbohidrat-protein, untuk sayur, dan untuk kuah.
VARIETY
- Makanan harus bervariasi.
- Biasakan membuat menu harian untuk satu minggu.
- komposisi makanan itu harus 4 sehat lima sempurna, jenisnya bervariasi selama memenuhi komposisi tersebut.
HEALTHY
- Komposisi lengkap (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral).
- Upayakan makanan buatan sendiri sehingga senantiasa segar tanpa pengawet dan tanpa pemberi rasa artificial/kimiawi.
- Sayur jangan dicampur dengan makanan lainnya sehingga anak sejak dini sudah mengenal rasa sayur.
- Hindari pemakaian garam dan gula sampai usia 1 tahun.
- Usia 6 bulan makanan lembut tetapi sesudah itu berangsur angsur menjadi kasar.
- Usia 1 tahun sudah dapat mengkonsumsi makanan kita.
- snack dapat mengurangi nafsu makan. Berikan cemilan sehat (buah, sayur mis timun, labu siam kukus, wortel).
- Setiap memperkenalkan makanan baru, satu saja jangan diberikan lebih dari satu makanan baru dalam 1 hari. Kalau bayi mengalami reaksi alergi kita bisa mengetahui dengan pasti terhadap apa dia alergi.
JADWAL MAKAN
- 3 kali sehari, pagi – siang – malam/sore
- Pagi makanan setengah berat (bubur susu, oat meal, roti, biskuit)
- Siang buah padat dicampur susu (alpukat, apel kukus, pear kukus, labu kuning/pumpkin kukus)
- Sore – makan berat. Kentang kukus dengan susu dan parutan keju (mashed potato), ubi kukus dihaluskan tambah susu, jagung sisir kukus tambah susu dan keju, nasi (tim)
- Selingan satu kali (pagi atau sesudah makan siang) air buah
JENIS MAKANAN BERDASARKAN KOMPOSISI MAKANAN SEHAT
KARBOHIDRAT
- usia 6 bulan: tepung beras, tepung maizena, biskuit
- Berangsur-angsur minggu per minggu : kentang, ubi merah, jagung, makaroni, roti, oat meal, nasi (bubur atau tim)
- Cara masak:
- bubur susu: tepung dimasak dengan air sampai matang baru masukkan susu (formula atau ASI)
- Kentang, ubi, jagung manis disisir, dikukus. Haluskan, campurkan susu, tambahkan parutan keju
- Roti tambaah susu, blender
- Oat meal dimasak dengan air sampai lembut. Matikan api masukkan susu
PROTEIN – LEMAK
- 6-8 BULAN: Susu, yoghurt, kuning telur (ambil setelah telur direbus), keju parut, kacang merah, kacang hijau, tempe, tahu, ayam cincang (tanpa kulit), daging cincang (pilih daging tanpa lemak, cincang sendiri), ati
- 9 BULAN: ikan
- Cara masak:
- Yoghurt dimakan dengan buah
- Ayam/daging dan tahu tempe dimasak bersama makaroni atau dikukus, campurkan dengan kentang, jagung
- Makan disertai sup. Buat sup bening biasa (ayam/daging), sup krim jagung, sup kacang merah/hijau, blender, campur susu.
VITAMIN - MINERAL
- BUAH: pisang, jeruk, pepaya, pear, apel, melon, semangka, mangga, alpukat
- SAYUR: kacang polong, wortel, brokoli, bayam, labu siam, kangkung, buncis, kembang kol, sawi hijau
- Cara masak:
- Pear, apel, dikukus
- Sayur dikukus, dihancurkan, atau di blender
MAKANAN PADA KONDISI KHUSUS
- Diare: makanan tanpa sayur (tanpa serat) 2-3 hari
- Muntah: makanan volume lebih sedikit tetapi lebih sering. Kalau perlu susu diencerkan sedikit (supaya tidak mual)
- Panas dan pasien tak mau minum atau seriawan: susu agak diencerkan, air buah, jus buah agak kental buat sebagai es batu.
- Kalau di atas 6 bulan, bubur kacang hijau dengan susu, blender, buat es. Fruit milk shake – buah dengan es krim vanilla dan susu, diblender (kalori besar, sama dengan satu mangkok nasi). Puding dingin dengan susu dan telur kuning.
CONTOH MENU
- Minggu awal saat usia 6 bulan: tepung beras, alpukat, biskuit
- bubur tepung susu ini bisa diberi rasa dengan menambahkan buah atau keju parut, labu kuning, apel, tepung maizena, dsb.
- Usia 6 bl minggu berikutnya : oat meal, buah, kentang, kentang, buah, nasi tim (sayur jangan dicampur) ubi, buah, makaroni dst dst
Sumber: milis WRM